i’m just thinking that actually all girls are beautiful in their way. some of them just dont get it and think they are no beautiful enough. I love my face even its not beautiful as other people. sometime when i saw very beautiful girls, with nice body, nice clothes, nice shoes, I envy at that time. seriously, its like why life is sooooo unfair to me. as a girls of course me or you want to be beautiful, they said “even though you are not beautiful, as long as u have money.. u can be beautiful” oh well, how about if i have no money and im ugly?
whahaha,. pathetic rite? but then again someone told me “people have their own standard of beautiful, normal requisition of “Beauty” is tall, small face, small nose, big eyes, volume lips, thick eyebrows, etc. then if u follow what people say, u never get enough. be u and just being you is the best gift from and for your self. self awareness”
with that phase, I try to call my self “beauty” and believe im beauty as well, not beauty as what people say, but beauty as me. me and the only me.
I hope my post will help you. dont over think other people said. they have been trough same things like u and the dont survive, let they know that u are stronger than them <3
oh hello long time no post. its been a while since i dont have any connection to the internet, i think i will more expand my self in cyber world. looking forward for my existances! ^^
Malaikat Tuhan
Duduk termenung di pinggiran lalu lalang. Di pandanginya sebuah kertas hasil diagnosa.
Nama : kelvin
Umur : 18 tahun
Diagnosa penyakit : kanker otak std 3
Dalam pikirannya kelvin menyalahkan tuhan yang telah memberikannya cobaan yang begtu berat. ‘Apalah arti hidup 18 tahun saja? Bahkan aku belum sepenuhnya merasakan hidup! Sekalian saja aku tidak usah di lahirkan ke dunia!’ umpat nya dalam hati. Kelvin sangat kecewa dengan Tuhan, dia mengutuk setiap sisi apa yang diciptakan Tuhan. Kelvin terus berjalan hingga sampailah dia ditaman dekat rumahnya. Kelvin tidak ingin pulang ke rumah dia hanya ingin duduk di bangku taman. Ternyata bangku itu sudah ada yang menempati. Seorang anak perempuan, umurnya tidak terlalu jauh dengan kelvin., mungkin antara 16-17tahun. Dia membawa kanfas dan melukis. Lukisannya sangat bagus dan nyata. Anak itu terlihat sangat bersinar dan gemerlap. Kelvin pun ingin mengajak anak itu ngobrol.
“hai, hari yang cerah huh?”
Anak itu hanya menoleh dan mengangguk malu.
“melukis apa?”
Anak itu menunjuk sebuah pohon besar di depan mereka.
“hmm, kenapa kamu menggambar pohon itu?”
Anak gadis itu menunduk diam dan tetap melanjutkan melukis. Kelvin begitu penasaran ingin tau nama anak perempuan itu. Hari berikutnya kelvin datang lagi. Namun seorang bapak – bapak duduk di tempat anak itu biasa duduk.
“bapak melihat anak perempuan yang duduk di bangku ini?”
“anak perempuan yang bisu itu yaa? Dia datang setiap jam 3 sore dan pulang setiap jam 5”
‘hah?? Anak itu bisu?’ kelvin tidak menyangka, anak itu cantik,manis,dan berbakat kasihan sekali kalau dia bisu. Kelvin duduk dan menunggu anak itu, hari ini anak itu tampak gusar. Dia mencari – cari sesuatu di dalam tas dan tidak di temukannya.
Kelvin lalu bertanya
“apa yang hilang?”
Gadis itu mengeluarkan sebuah kertas, di gambarnya sebuah kuas. Dan di gambarnya tanda tanya besar.
“hilang?”
Dia mengangguk
“ohh.,”
Kelvin memutar otak, bergegas dia kembali ke rumah mengambil kuas milik adiknya. Di letakkannya diam – diam di atas bangku ketika anak perempuan itu sibuk mencari, lalu kelvin pergi dan mengamatinya dri jauh. Anak itu melihat kuas di atas bangku. Dia menyadari itu bukanlah miliknya, tapi anak itu begitu mensyukurinya dan melanjutkan lukisannya.
Besoknya kelvin datang lagi. Dia sudah berada di sana, sibuk dengan lukisannya. Tiba – tiba turun hujan dan lama kelamaan semakin deras. Anak itu kebingungan dan tidak dapat berteriak meminta tolong kepada siapa pun. Kelvin lalu bergegas pulang ke rumah dan mengambil payung. Di payunginya anak perempuan itu beserta dengan lukisannya.
“sini aku bantu.”
Ketika itu benda – benda yang sudah rapi di tangan anak perempuan itu jatuh berserakan dilantai, dia mencoba mengumpulkan semuanya. Kelvin langsung menyodorkan payung kepada anak itu untuk di pegangnya. Setelah anak atu menerima payung kelvin mengumpulkan barang – barang yang terserak. Setelah terkumpul di berikannya kepada anak itu. Dan kelvin menepuk - nepuk kepala anak itu.
“lain kali hati – hati”
Beberapa hari kemudian, kelvin pergi ke rumah sakit. Semalaman dia tidak bisa tidur, kepalanya sangat sakit dan hidungnya semalaman tidak berhenti – henti mengeluarkan darah. Sungguh di luar perkiraan, kanker otak itu menggerogoti otak kevin 3kali lebih cepat. Kelvin harus menjalani operasi secepatnya. Namun kemungkinan gagalnya sangat besar, kelvin bisa saja mati. Kelvin kembali menyalahkan tuhan. Kali ini kelvin mengutuk dan mengatai tuhan dengan kata – kata hinaan.
Pikiran kelvin penuh dengan pikiran ‘bagaimana bila aku mati besok?’ dengan lemas kelvin berjalan kembali ke rumahnya. Di perjalanan pulangnya kelvin melihat beberapa orang berbondong – bondong berlari ke jalan dekat taman. Ada kecelakaan. Entah kenapa perasaan kelvin tidak enak. Kelvin menyelip di antara kerumunan orang. Dia di sana, berlumuran darah dan tergeletak tengah jalan, kelvin sangat shok. Di gendongnya anak perempuan itu pergi ke rumah sakit.
Kelvin menunggui anak perempuan itu. Dia sudah pingsan cukup lama. Kedua mata anak perempuan itu di perban. Ketika tabrakan mata anak itu tergores baja tajam. Tiba – tiba anak perempuan itu bangun dan meranba matanya. Dia kaget, lalu dia meraba – meraba ke sekitar
“disini.”
Kelvin memberitahukan keberadaannya. Anak itu mulai terlihat tenang.
“kau akan segera sembuh dan melukis lagi”
Anak perempuan itu mengangguk, dia lalu mencari – cari sesuatu yang bisa di gunakan intuk menulis. Kelvin mengambilkan sebuah kertas dan pulpen. Anak itu lalu menuliskan huruf demi huruf
‘aku ingin segera melukis lagi’
Kelvin tersenyum
“sabar yaa, ketika sembuh kamu akan aku antar ke taman untuk melukis lagi.”
Anak perempuan itu mengangguk pelan. Kelvin pamitan lalu bersiap pulang, tapi ternyata dokter memanggil kelvin ke ruangannya.
“kamu keluarga pasien?”
Kelvin berbohong dan mengiakan pernyataan dokter tersebut.
“hmmm, yah saya keluarganya. Ada apa dok?”
“anak perempuan itu tidak dapat melihat lagi, maafkan kami. Kami sudah berusaha semampunya, tapi mata anak itu sudah tidak dapat di selamatkan.”
Ya ampun, sejahat itukah kau tuhan? Kau sudah mengambil suara anak itu. Sekarang kau mangembil matanya. Bagaimana dia bisa melukis?? Kelvin tidak mau anak itu berhenti melukis, dia begitu brilian dan cemerlang! Kelvin memikirkan keinginan untuk mendonorkan kedua matanya semalaman.
Besoknya kelvin pergi ke rumah sakit . ketika dia masuk ke dalam ruangan. Seorang anak perempuan dengan pengarahan suster mencoba melukis di sebuah kanfas putih.
“apa yang kamu lakukan?”
Anak itu berhenti melukis, dia menyodorkan sebuah kertas.
‘Aku tahu aku tidak bisa melihat lagi. Tapi aku akan tetap melukis. Tuhan sangat baik memberikan aku kesempatan untuk menyelesaikan lukisan lama ku’
“tapi kau belum sembuh!”
Anak itu bersenyum. Di tulisnya sebuah kertas.
‘aku ga tau apa yang akan terjadi besok, kalau – kalau besok aku harus menghadapnya aku ingin menunjukkan lukisan ini pada seseorang’
“siapa??”
‘Malaikat ku’
Saat itu dia mengerti alasan kenapa dia hidup, untuk seorang anak yang bahkan dia tidak tahu namanya.. untuk dia yang mensyukuri segala yang dia punya. Kelvin mengerti sekarang hidup tidaklah selalu sempurna dan mulus. Apabila dia mati besok ketika operasi, kelvin berharap dia bisa berarti untuk orang lain. Setelah memikirkan banyak hal tentang besok. Kelvin terhentak dengan kuasa tuhan, tuhan telah menjawab semua pertanyaannya, semua keluhan kelvin. Tuhan mengirimkan seorang anak perempuan manis yang membutuhkan kelvin, hidupnya bukanlah tidak berarti.
Memasuki ruangan operasi kelvin berdoa meminta maaf kepada tuhan, kelvin bersiap di panggil tuhan. Operasi di mulai. Kelvin bermimpi dia berada di sebuah ruangan putih bersih tampa noda.
“kelvin anak ku”
Kelvin kanget dan mencari – cari asal suara yang memanggilnya.
“aku ada di sini kelvin”
“tuhan? Itu kah kau?”
“ya kelvin, ini aku.”
“apa ini di surga?”
“belum kelvin, aku datang hanya untuk berbincang dengan mu. Kau sangat menginginkan hidup lebih lama bukan? Aku akan mengabulkan perimintaan mu.”
Kelvin terdiam. Dia senang sekaligus bingung. Bagaimana dengan anak perempuan itu apabila dia hidup kembali? Kelvin benar – benar bingung. Saat itu dia memutuskan untuk tetep memberikan matanya kepada anak itu.
“aku siap kembali kepada mu tuhan.”
“apa yang mengubah pikiranmu?”
“walau aku hanya hidup sesaat, aku ingin aku berarti untuk orang lain. Dan kau telah mengirimkan malaikat kecil yang harus aku jaga.. aku ingin melihat malaikat itu melukis sekali lagi.”
…………………………………………………………………
Aku termenung melihat lukisan ku yang telah selesai. Di lukisan itu aku tertawa keras ketika mengobrol dengan seorang pria di bawah pohon. Pria itu duduk di sana sambil menggenggam tangan ku. Tuhan kau telah menjawab semua doa ku. Dia mengirimkan seorang malaikat kepadaku yang membutuhkan gengaman erat, aku tahu tuhan tidak meningglkan aku walaupun aku di terpa bnyak sekali kesulitan. Pria itu sangat baik. Aku berharap dia datang lagi dan menemaniku duduk di sini. Sehingga aku tidak sendirian lagi.
Note : kita semua adalah malaikat tuhan yang suatu saat akan menyembuhkan malaikat tuhan yang lainnya, jangan pernah mengira hidup itu tidaklah adil, karena di setiap saatnya tuhan bahkan tidak pernah membiarkan kita berjalan sendiri, dia akan berjalan bersama kita walau jalan yang di tempuh tidaklah gampang J
Today I went to Pasar ular a.k.a PAUL. I wanted to buy a gift for my little sister. Her birthday was a week ago and I hadn’t given the gift yet. With the provision of daring I set out from home to Cikokol Station. All I knew is only Cikokol station, more information about the road and the bus I still didn’t knew.
When I got there I asked street peddlers. He told me that I must take 2 bus for go to PAUL. I started to follow what he said. I have to take 157 (Cimone - Senen), go down at Senen then take 07 (senen - Pasar Ular) but to make sure and avoid wrong information I kept ask the bus conductor.
During the trip I tried to keep awake. I have a habit to falling sleep in the bus. After arrived at senen, I take 07. While I sat inside the bus, I observed the atmosphere. I saw many mothers carried her Childs. At least there are 3-4 children in that bus. I looked around me , I found out that all of those people show tired and mad expression, I realized I’m lucky to born in middle - up family. They illustrate very clearly overburdened lines in their faces.
Once more time I’m glad my live is better than them. Not long after i was pensive, come a sense of longing. I looked at someone who sat right beside me. She is a mother. Little mother. She was carrying her child. She was over thin, small and wiry. Her son sleeps calmly in her hug. Imagine that in that bus there are another 3 of this mother. They are striving to live. Try their best to living in this harsh world.
I want to help them, I want to reduce their suffer. Then I’m falling in love. I’m falling in love for anything besides me. All of this is not perfect but then because it’s not perfect it needs me. Its calling my name. They are wanted to be saved. I fell that I’m needed. It was missed and want to fix all become a better Indonesia.
heelo.. this is me. CL.
yeah it doest matter if u dont know me. even though i myself, I dont know who I’m. but theres one thing that i want to ask u. have u ever feel so in love with somebody that cause so much hurt to you? have you ever feel so sick with your life.. and u think suicide is the best way?
do you?
if you ask me.. i will smile and answer “yes, I DO”
i ever tried to let all the things going wrong.. and coincidently hurt the person loved me most..
i know that all of us have so much problem that even only god and you know that
i know the feeling being lonely and nobody see u around.
i know some people judge you by the way u do something.. not your thoughts
i know how its feels being underestimate
i know. you are not the only one who feel in that way.
actually i never share anything even to my besties.. why?
simple.. i dont want let them now.. how fragile i am.. how insecure i am..
i keep muttering with my self. no body knows what i feel.
im not closed minded.. i just want to protect my self. protect my heart.
my heart broken to a part.
and i dont know which part that lose from mine.
may that family?
friend?
love?
i dont know.
i fall to deep hole. and i DECIDE i WON’T RETURN.
yes! i decide i will face it. i decide be a light in my own dark haze.
let me make it short, u cannot always run from your problem.
u cannot keep people misunderstand about you,
you dont need to share your problem.
but u need to share your THOUGHT
like black swan.. i want to be white swan. get what she will get. but nothing i can do. i am black swan. i just can love my self and return all the love that people give me.
never say “theres nobody love you”
because blaaa bllaaa blaa..
U will know how much they love you when u give them love first
you must start to love yourself before you get others love you.
you must understand yourself before people can understand you.
yeah.. thats start from you. and end with you!
so dont worry..
nothing we cannot do.
we may as small as ant for a birds..
but with all action and willingness
we can make a nest larger that thats birds.
wit love..
CL
i think i missed so much love that people gave to me.. include my mother.
i hate her for so long, i judge her by the way her thinks.
but I’m wrong. she loves me so much. I missed that part. I felt to dark haze that people dont know.. no one I can share, cause i know they dont know my feeling. but my mom know it from so long. shes trying to save me. I just never realized and kept refused her hands.
now I know whos the one with me from start and whos not..
whos see me with the way I am.. and whos not.
let see..
what i can do for her.
i will make him realize… he choose definitely wrong person!!!
with no love, no mercy, and no memory
i do reverenge to the guy
i swear with my life.. i love him most…
i know it’s hurts… but nothing can stop me.
he cause so much pain to me.
i know its will be hurts.
i know he actually know it. i love him..
please forgive me.
but my feel wont never change